close
Lompat ke isi

Stasiun Tambun

Stasiun Tambun
KAI Commuter
C23

BERJAYA

BERJAYA
BERJAYA
Bangunan baru Stasiun Tambun pada 2024
Lokasi
Koordinat 6°15′46″S 107°3′9″E / 6.26278°S 107.05250°E / -6.26278; 107.05250
Ketinggian+19 m
Operator
Otoritas transportasiDirektorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda
Letak
km 33+359 lintas JakartaJatinegaraCikampek[1]
Jumlah peronDua peron pulau yang tinggi
Jumlah jalur4 (jalur 2 dan 4: sepur lurus)
LayananKRL Commuter Line
Konstruksi
Jenis strukturAtas tanah
Informasi lain
Kode stasiun
KlasifikasiIII/kecil[2]
Sejarah
Dibuka1898 (1898)
Dibangun kembali
  • 2014 (bangunan sementara)
  • 18 November 2023;
    2 tahun lalu
     (2023-11-18) (bangunan baru)
Elektrifikasi2017; 9 tahun lalu (2017)
Nama sebelumnyaHalte Tamboen
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya BERJAYA Stasiun berikutnya
Bekasi Timur
menuju lingkar Jatinegara
Commuter Line Cikarang
Full-racket
Cikarang—Kampung Bandan—Cikarang via Pasar Senen—Manggarai
Cibitung
menuju Cikarang
Bekasi Timur
menuju Angke
Commuter Line Cikarang
Half-racket
Angke—Cikarang via Manggarai
Bekasi Timur Commuter Line Cikarang
Half-racket
Kampung Bandan—Cikarang via Manggarai
Layanan penghubung
Halte sebelumnya BisKita Trans Wibawa Mukti Halte berikutnya
YAPINK Tambun
Perjalanan satu arah
Koridor 1
dari Stasiun Cikarang
05.00–21.00
transfer di Gedung Juang
Naga Swalayan
Naga Swalayan
Perjalanan satu arah
Koridor 1
dari Stasiun LRT Jati Mulya
05.00–21.00
transfer di Puskesmas Tambun
YAPINK Tambun
Fasilitas dan teknis
FasilitasMusala Toilet Ruang menyusui Pos kesehatan Lift Tangga naik/turun Parkir Parkir sepeda Jalur difabel Pemesanan langsung di loket Restoran Galeri ATM Isi baterai Air minum Wi-Fi 
Jenis persinyalan
  • * Elektrik tipe Alstom Solid State Interlocking (1998–2017)[3]
    • Elektrik tipe Kyosan K5B (2017—sekarang)[4]
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun Tambun (TB) merupakan stasiun kereta api kelas III/kecil yang terletak di Mekarsari, Tambun Selatan, Bekasi, Stasiun yang terletak pada ketinggian +19 meter ini hanya melayani KRL Commuter Line Cikarang dengan jarak 33,3 km arah timur dari Jakarta Kota melalui Pasar Senen.

Bangunan dan tata letak

[sunting | sunting sumber]
BERJAYA
KRL CRRC seri SFC120-V berhenti di Jalur 3 barat Stasiun Tambun.

Stasiun ini memiliki empat jalur kereta api dengan jalur 2 dan 4 merupakan sepur lurus.

BERJAYA

BERJAYA C23 BERJAYA

G Bangunan utama stasiun
P

Lantai peron

Jalur 1 (Cibitung)      Commuter Line Cikarang dari atau tujuan Cikarang dan tujuan Kampung Bandan/Angke (Bekasi Timur)
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kiri kedatangan kereta di jalur 1, atau sebelah kanan kedatangan kereta di jalur 1 atau 2
Jalur 2 (Cibitung)      Commuter Line Cikarang tujuan Cikarang
Sepur lurus arah Cikampek
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah timur
Jalur 3      Commuter Line Cikarang tujuan Kampung Bandan/Angke (Bekasi Timur)
Peron pulau, pintu terbuka di sebelah kanan kedatangan kereta di jalur 3 atau kiri kedatangan kereta di jalur 4
JPO
Jalur 4      Commuter Line Cikarang tujuan Kampung Bandan/Angke (Bekasi Timur)
Sepur lurus arah Jakarta Kota
Jalur berjalan langsung kereta api ke arah barat
Jalur X Nonaktif
Eks peron pulau bancik
Jalur X Nonaktif

Bangunan lama stasiun ini yang sempat dicalonkan menjadi cagar budaya erat kaitannya dengan Gedung Juang Tambun yang memiliki status yang sama. Pada masa perang kemerdekaan, Gedung Juang Tambun digunakan sebagai tempat perundingan pertukaran tawanan perang. Ketika para pejuang kemerdekaan Indonesia yang tertangkap dikembalikan ke wilayah Indonesia melalui Bekasi, serdadu Belanda yang tertangkap dikembalikan ke Belanda oleh para pejuang kemerdekaan Indonesia ke Batavia dengan kereta api melalui bangunan stasiun lama yang lintasan relnya tepat berada di belakang gedung.[5] Stasiun ini pada sisi selatan berbatasan dengan gedung tersebut.

BERJAYA
Bangunan Sementara Stasiun Tambun yang telah direnovasi, (Oktober 2014)

Operasional stasiun ini sudah dipindahkan ke bangunan baru dengan arsitektur modern minimalis yang juga diterapkan di stasiun-stasiun di rencana jalur dwiganda Manggarai–Cikarang. Namun sayangnya, pada saat proyek pembuatan bangunan baru ini berlangsung, bangunan lama stasiun ini sudah dirobohkan sehingga sempat dikeluhkan oleh penumpang kereta api karena kepanasan atau kehujanan saat menunggu kedatangan kereta api. Pada saat itu perjalanan KRL Commuter Line sudah diperpanjang ke Stasiun Cikarang. Kini bangunan stasiun yang baru beserta peron-peronnya sudah dapat digunakan sepenuhnya meski proyeknya sempat tertunda hingga membuat kondisi stasiun ini menjadi kumuh dan terbengkalai selama beberapa tahun.[6][7]

Layanan kereta api

[sunting | sunting sumber]

Stasiun Tambun pertama kali melayani perjalanan kereta api Walahar dan Jatiluhur Ekspres. Sejak berlakunya Gapeka 2021 per 10 Februari 2021, rute KA lokal tersebut mengalami pemangkasan hanya sampai Cikarang saja.

Nama kereta api Relasi Keterangan
BERJAYA Commuter Line Cikarang (half racket)
  • Cikarang
  • Tambun (sebagian jadwal pagi dan siang hari)
Angke Via Manggarai
Jakarta Kota (hanya jadwal malam dan jadwal terakhir dini hari, dari Cikarang) Via Pasar Senen
  • (hanya jadwal malam dan jadwal terakhir dini hari, arah ke Jakarta Kota & jadwal pagi subuh, arah ke Cikarang)
BERJAYA Commuter Line Cikarang (full racket)
  • Cikarang
  • Tambun (sebagian jadwal pagi dan siang hari)
Kampung Bandan Perjalanan berlawanan arah jarum jam melalui Pasar Senen
Perjalanan searah jarum jam melalui Manggarai

Antarmoda pendukung

[sunting | sunting sumber]
Jenis angkutan umum Trayek Rute
BisKita Trans Wibawa Mukti  WB1  Stasiun CikarangStasiun LRT Jatimulya

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Grafik Perjalanan Kereta Api pada Jaringan Jalur Kereta Api Nasional di Jawa Tahun 2025 (PDF). Bandung: Kereta Api Indonesia (Persero). 2024-12-30. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2025-01-27 via Direktorat Jenderal Perkeretaapian.
  2. 1 2 Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 1 Januari 2020.
  3. Sugiana, A.; Lee, Key-Seo; Lee, Kang-Soo; Hwang, Kyeong-Hwan; Kwak, Won-Kyu (2015). "Study on Interlocking System in Indonesia" (PDF). Nyeondo Hangugcheoldohaghoe Chungyehagsuldaehoe Nonmunjib (Korean Society for Railway) (46). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2020-02-27. Diakses tanggal 2020-05-09.
  4. Rahayu, Juwita Trisna. Galiartha, Gilang (ed.). "Sistem persinyalan Manggarai-Jatinegara diperbarui". ANTARA News. Diakses tanggal 2019-02-27.
  5. "Gedung Juang 45, Saksi Bisu Perjuangan Masyarakat Tambun". Situs resmi Pemerintah Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. 2013-06-30. Diakses tanggal 2019-08-26.
  6. "Stasiun KA Tambun Dibiarkan Kumuh, Ini Alasannya". Poskota News (dalam bahasa Inggris). 2018-08-21. Diarsipkan dari asli tanggal 2019-08-26. Diakses tanggal 2019-08-26.
  7. "Penampakan Stasiun Tambun yang Tidak Nyaman untuk penumpang". Sindonews.com. Diakses tanggal 2019-08-26.
  8. AntaraNews.com: Penyebab KA Anjlok Belum Diketahui
  9. KA 11 Argo Sindoro menabrak Mobil Avanza di Perlintasan liar Walet, Tambun dan sampai keseret menjelang masuk Stasiun Tambun
  10. Seorang wanita diduga sengaja lompat dari Peron di Stasiun Tambun
Stasiun sebelumnya Piktogram dari KA Jarak Jauh Lintas Kereta Api Indonesia Stasiun berikutnya
Bekasi Timur Jakarta–Cikampek–Padalarang
Jakarta Kota–Cikampek
Cibitung
menuju Cikampek