close
Lompat ke isi

Stasiun LRT Velodrome

BERJAYA S06 Velodrome
Stasiun LRT Jakarta
BERJAYA
Akses masuk Stasiun Velodrome dilihat dari Jalan Balap Sepeda.
Lokasi
Koordinat6°11′33″S 106°53′28″E / 6.192581°S 106.89121°E / -6.192581; 106.89121
PemilikDinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta
OperatorJakarta Propertindo
JalurBERJAYA Lin 1
Jumlah peron2 peron sisi
Jumlah jalur2
Operator busPT Transportasi Jakarta
LayananTransjakarta: Koridor BERJAYA BERJAYA di Halte Pemuda Rawamangun
Mikrotrans: JAK 17, JAK 26, JAK 34, JAK 41, JAK 59
Konstruksi
Jenis strukturLayang
ParkirAda (di Jakarta International Velodrome untuk motor, mobil, dan truk)
Fasilitas sepedaAda (dekat Pintu C)
Akses difabelAda
Informasi lain
Kode stasiunS-06, VEL
Sejarah
Dibuka11 Juni 2019 (2019-06-11) uji coba[1]
01 Desember 2019 (2019-12-01) operasi penuh[2][3]
Operasi layanan
Stasiun sebelumnya BERJAYA Stasiun berikutnya
Equestrian Lin Selatan
S-06
Terminus fase 1
Rawamangun
menuju Manggarai
Pemuda
menuju Halim
Layanan penghubung
Halte sebelumnya BERJAYA Halte berikutnya
Layur Koridor 4
transfer di Pemuda Rawamangun
Velodrome
menuju Galunggung
Koridor 4
05.00–22.00
transfer di Pemuda Rawamangun
Velodrome
Diagram lintasan stasiun
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
ke Equestrian
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
BERJAYA
rencana fase 2
Lokasi pada peta
Peta
Sunting kotak info
Sunting kotak info L B
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Stasiun LRT Velodrome (VEL) adalah stasiun LRT yang terletak di Jalan Velodrome, Jati, Pulo Gadung, Jakarta Timur, serta terminus jalur LRT Jakarta fase 1. Stasiun ini memiliki wesel untuk memindahkan posisi kereta LRT yang semula berada di sebelah kanan menjadi sebelah kiri atau sebaliknya dari sebelah kiri menjadi sebelah kanan. Stasiun ini adalah stasiun batas fase 1 dan rencana fase 2. Stasiun ini juga dilengkapi pintu otomatis yang hanya terbuka jika keretanya sampai, sehingga penumpang yang menunggu kereta datang tidak terjatuh ke rel.

Stasiun Velodrome terhubung dengan Halte Pemuda Rawamangun melalui sebuah jembatan (skybridge). Untuk mendukung integrasi tersebut, diantara peron stasiun ini juga ditambahkan jembatan dari seng yang memudahkan penumpang di Peron 1 untuk menuju skybridge yang ada di Peron 2.[4] Sehubungan dengan pembangunan LRT fase 1B, jembatan seng ini sempat dibongkar untuk mengakomodasi uji coba LRT di lintas Velodrome—Rawamangun pada akhir September 2024, sebelum kemudian dibangun kembali beberapa bulan kemudian. Hingga akhirnya mulai 25 April 2026, jembatan antarperon ini dibongkar secara permanen. Akses penumpang pun dialihkan untuk menyeberang peron melalui selasar (concourse) di lantai 3.[5]

Stasiun ini menjadi stasiun LRT Jakarta teramai mengingat lokasinya yang dekat dengan tempat-tempat strategis seperti fasilitas olahraga dan pusat perbelanjaan. Tak ayal, banyak tenant yang membuka gerai usaha di stasiun ini. Stasiun ini, bersama dengan Stasiun Pegangsaan Dua juga membuka Ruang Tenang, yang sekaligus menjadi Pos Sahabat Perempuan dan Anak, yang menjadi tempat berehat bagi penumpang penyandang tunagrahita yang sensitif terhadap sensorik.[a][6]

Tempat terdekat

[sunting | sunting sumber]

Stempel stasiun

[sunting | sunting sumber]

Sejak 30 Maret 2025, LRT Jakarta menyediakan layanan stempel stasiun (駅スタンプ, eki sutanpu), serupa dengan stasiun-stasiun di Jepang. Hal ini sebelumnya telah dilakukan oleh MRT Jakarta sejak 9 Agustus 2024. Gambar yang tercantum di dalam stempel stasiun merupakan gambar simbolis yang mencerminkan lingkungan di sekitar stasiun. Stempel stasiun di LRT Jakarta dapat diperoleh secara gratis beserta dengan kertas koleksi sebagai tempat mengecap stempel stasiun setelah melakukan tapping out dari stasiun.[7]

Di Stasiun Velodrome, stempel stasiun terdiri atas dua buah kereta LRT Jakarta yang dibingkai dalam bentuk rantai sepeda. Di atas kereta juga terdapat jeruji yang ada pada sepeda. Ornamen sepeda merujuk kepada velodrom yang merupakan sebuah bangunan oval sebagai lokasi pertandingan balap sepeda trek. Hal ini berkaitan dengan Jakarta International Velodrome sekaligus Jalan Balap Sepeda yang merupakan lokasi stasiun.

Catatan kaki

[sunting | sunting sumber]
  1. Beberapa stasiun lain juga menyediakan Ruang Tenang meskipun tidak secara eksklusif, misalnya di Stasiun Pulomas yang justru berlokasi di Ruang Kepala Stasiun

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. "Masyarakat Bisa Uji Coba LRT Jakarta Gratis Mulai 11 Juni 2019". Diakses tanggal 9 June 2019.
  2. Ambaranie Nadia Kemala Movanita (ed.). "LRT Jakarta Dikomersilkan 1 Desember, Tarifnya Rp 5.000 Sekali Perjalanan". Diakses tanggal 21 November 2019.
  3. "LRT Jakarta Resmi Berbayar 1 Desember, Tarif Rp5 Ribu Jauh-Dekat". Diakses tanggal 1 December 2019.
  4. Pahrevi, Dean (2019-07-26). Maullana, Irfan (ed.). "Wajah Skybridge Penghubung Stasiun LRT Velodrome dengan Halte Pemuda Rawamangun". Jakarta: Kompas Gramedia. Diakses tanggal 2024-10-26.
  5. Mutiarasari, Kanya Anindita (2026-04-23). "Mulai 25 April, Ada Perubahan Alur Penumpang di Stasiun Velodrome LRT Jakarta". detikNews. Jakarta: Trans Media Digital. Diakses tanggal 2026-06-24.
  6. Frida, Trisya (2025-03-13). "LRT Jakarta Kini Hadirkan Ruang Tenang untuk Penyandang Disabilitas Tunagrahita". VIVA. Diakses tanggal 2025-04-12.
  7. "Wara-Wiri LRTJ, Stempel Perjalanan #NaikLRTJ". LRT Jakarta. 29 Maret 2025. Diakses tanggal 4 April 2025.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]