Stadion Maesa
Stadion Maesa adalah sebuah stadion yang berlokasi di Kota Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Stadion ini dipergunakan untuk menggelar pertandingan - pertandingan sepak bola dan merupakan markas dari tim sepak bola Persmin Minahasa. Stadion ini memiliki kapasitas tempat duduk untuk 10.000 orang.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Stadion Maesa dibangun melalui gerakan gotong royong masyarakat Minahasa yang dikenal sebagai “Gerakan Rp 2.000”, di mana warga secara sukarela menyumbangkan dana untuk pembangunan stadion.
Pembangunan stadion ini mencerminkan semangat Mapalus (gotong royong khas Minahasa). Stadion ini kemudian diresmikan pada 8 September 1994 oleh Wakil Presiden Republik Indonesia saat itu, Try Sutrisno.[1]
Fungsi dan Penggunaan
[sunting | sunting sumber]Selain digunakan sebagai venue pertandingan sepak bola, Stadion Maesa juga dimanfaatkan untuk:
- Cabang olahraga atletik
- Kegiatan sosial masyarakat
- Acara keagamaan skala besar
- Event pemerintah daerah
Stadion ini pernah menjadi lokasi penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Utara IX tahun 2017,[2] serta digunakan dalam berbagai kompetisi sepak bola daerah.
Fasilitas
[sunting | sunting sumber]Fasilitas yang tersedia di Stadion Maesa meliputi:
- Lapangan sepak bola
- Lintasan atletik
- Tribun penonton
- Ruang ganti pemain
- Fasilitas umum (seperti toilet)
Seiring berjalannya waktu, beberapa bagian stadion mengalami penurunan kondisi karena faktor usia. Pemerintah Kabupaten Minahasa sedang mengajukan proposal renovasi ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia.[3]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Stadion Maesa Tondano: Sejarah dan Perannya di Minahasa". MediaSulut.id. 29 April 2026. Diakses tanggal 3 Mei 2026.
- ↑ "Momen Porprov ke-IX Kebangkitan Olahraga Sulut!". Antara News Manado. 10 Oktober 2017. Diakses tanggal 3 Mei 2026.
- ↑ "Wabup Vanda Sarundajang Ajukan Perbaikan Stadion Maesa Tondano ke Kemenpora". RRI.co.id. 30 April 2026. Diakses tanggal 3 Mei 2026.
