close
Lompat ke isi

Bahasa Pyu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Bahasa Pyu
BERJAYA
Huruf-huruf pada Aksara Pyu
WilayahNegara kota Pyu, Kerajaan Pagan
Kepunahanabad ke-13
    • Pyu
    Aksara Pyu
    Kode bahasa
    ISO 639-3pyx
    LINGUIST List
    LINGUIST list sudah tidak beroperasi lagi
    pyx
    Glottologburm1262[1]
    IETFpyx
    Informasi penggunaan templat
    Status pemertahanan
    Terancam

    CRSingkatan dari Critically endangered (Terancam Kritis)
    SESingkatan dari Severely endangered (Terancam berat)
    DESingkatan dari Devinitely endangered (Terancam)
    VUSingkatan dari Vulnerable (Rentan)
    Aman

    NESingkatan dari Not Endangered (Tidak terancam)
    ICHEL Red Book: Extinct

    Pyu diklasifikasikan sebagai bahasa yang telah punah (EX) pada Atlas Bahasa-Bahasa di Dunia yang Terancam Kepunahan

    Referensi: [2][3]
    BERJAYA Portal Bahasa
    L B PW   
    Sunting kotak info  Lihat butir Wikidata  Info templat

    Bahasa Pyu (Pyu: BERJAYA; bahasa Burma: ပျူ ဘာသာ, IPA: [pjù bàðà]) adalah bahasa Sino-Tibet punah yang pernah dituturkan di Myanmar pada milenium pertama Masehi. Pyu merupakan bahasa sehari-hari negara kota Pyu, yang berkembang pada abad ke-2 M hingga abad ke-9 M. Penggunaannya menurun mulai akhir abad kesembilan ketika suku Bamar dari Nanzhao mulai mengambil alih negara-kota Pyu. Bahasa itu masih digunakan untuk menulis prasasti Kerajaan Pagan. Bahasa ini punah pada abad ketiga belas, ketika bahasa Myanmar mulai digunakan umum di Burma Hulu, bekas wilayah Pyu.[4]

    Bahasa ini pada dasarnya diketahui dari prasasti pada empat guci batu (abad ke-7 hingga ke-8 M) yang ditemukan di dekat pagoda Payagyi (dekat Bago) dan prasasti multibahasa Myazedi (abad ke-12 M).[5][6] Bahasa Pyu pada zaman modern pertama kali diuraikan oleh Charles Otto Blagden pada dasawarsa 1910-an.[6]

    Aksara Pyu merupakan salah satu turunan dari aksara Brahmi. Para ahli bahasa modern berpendapat bahwa aksara Pyu mungkin menurunkan aksara Burma.[7]

    Penggolongan

    [sunting | sunting sumber]
    BERJAYA
    Prasasti Pyu ditemukan di Hanlin.
    BERJAYA
    Negara-kota Pyu sekitar abad ke-8; Pagan ditampilkan hanya untuk perbandingan, tidak sezaman dengan negara-kota Pyu.

    Blagden (1911: 382) adalah orang pertama yang mengakui Pyu sebagai cabang independen dari rumpun bahasa Sino-Tibet.[8] Miyake (2021) berpendapat bahwa Pyu membentuk cabangnya sendiri dalam penggolongan rumpun bahasa Sino-Tibet karena karakteristik fonologis dan leksikon yang berbeda. Pyu bukanlah bahasa Sino-Tibet yang konservatif, karena menampilkan banyak inovasi fonologis dan leksikon yang telah kehilangan banyak morfologi asli pada bahasa Proto-Sino-Tibet.[9][10]

    Pyu diklasifikasikan sebagai bahasa Lolo-Burma oleh Matisoff dan dianggap sebagai bahasa Asakia oleh Bradley, meskipun Miyake kemudian berpendapat bahwa tak satu pun dari hipotesis ini yang masuk akal. Van Driem juga menggolongkan Pyu sebagai cabang independen dari Sino-Tibet.[11]

    Marc Miyake merekonstruksi struktur suku kata bahasa Pyu sebagai:[9]

    (K.)KV(K)(H)
    (pra-awalan) + suku kata

    Catatan:

    • K = konsonan
    • V = vokal

    7 vokal telah direkonstruksi.[9]

    depanpertengahanbelakang
    tinggi iu
    tengah eəo
    rendah æa

    Miyake merekonstruksi 43-44 anlaut, tergantung konsonan letup celah-suara awal disertakan atau tidak. Anlaut inovatif adalah:[9]

    10 koda direkonstruksi, yaitu -k, -t, -p, -m, -n, -ŋ, -j, -r, -l, -w. Pyu sepertinya bahasa Sino-Tibet yang terisolatif, tanpa morfologi terinfleksi yang diketahui.[9]

    Daftar prasasti Pyu

    [sunting | sunting sumber]
    Letak penemuanNomor inventaris
    Halin01[12]
    Śrī Kṣetra04[13]
    Pagan07[14]
    Pagan08[15]
    Śrī Kṣetra10[16]
    Pagan11[17]
    Śrī Kṣetra12[18]
    Śrī Kṣetra22[19]
    Śrī Kṣetra25[20]
    Śrī Kṣetra28[21]
    Śrī Kṣetra29[22]
    Myittha32[23]
    Myittha39[24]
    Śrī Kṣetra42[25]
    Śrī Kṣetra55[26]
    Śrī Kṣetra56[27]
    Śrī Kṣetra57[28]
    Halin60[29]
    Halin61[30]
    ???63[31]
    Śrī Kṣetra105[32]
    Śrī Kṣetra160[33]
    ???163[34]
    Śrī Kṣetra164[35]
    Śrī Kṣetra167[36]

    Di bawah ini adalah item kosakata dasar Pyu yang dipilih dari Gordon Luce dan Marc Miyake.

    Glosa Luce (1985)[37] Miyake (2016)[38] Miyake (2021)[9]
    satuta(k·)ṁ/tæk/
    duahni°kni
    tigaho:, hau:hoḥ/n.homH/ < *n.sumH < *məsumH
    empatpḷåplaṁ
    limapi°ŋa(piṁ/miṁ) ṅa/pəŋa/
    enamtrutru(k·?)
    tujuhknihni(t·?)ṁ
    delapanhråhra(t·)ṁ
    sembilantkotko/t.ko/
    sepuluhsū, sausu
    dua puluhtpū
    tulang, peninggalanru
    airtdu̱-/t.du/
    emastha
    hariphru̱
    bulan (penanggalan)de [ḷe ?]
    tahunsni:
    desao
    bagus; baikha
    perih, sakithni°:
    dekatnyamtu
    namami/r.miŋ/
    saya, akuga°:
    saya (kepemilikan posesif)gi
    istrikmaya:
    permaisuri, istri[u] vo̱:
    anak, putrasa:/saH/
    cucu putrapli, pli°
    memberi/pæH/

    Perubahan bunyi

    [sunting | sunting sumber]

    Pyu menampilkan perubahan bunyi berikut dari Proto-Tibet-Burma.[9]

    Penggunaan

    [sunting | sunting sumber]

    Bahasa pyu adalah bahasa daerah negara-kota Pyu, tetapi Sanskerta dan Pali tampaknya hidup berdampingan bersama Pyu sebagai bahasa istana. Catatan Tiongkok menyatakan bahwa 35 musisi yang menemani kedutaan Pyu ke istana Tang pada tahun 800–802 memainkan musik dan bernyanyi dalam bahasa Fàn (梵: berarti "Sanskerta").[39]

    Pali (Pyu) Pali (Myanmar modern) Pali (Thailand) Terjemahan
    BERJAYA
    (Aksara Pyu pada sekitar tahun 500 M hingga 600 M)
    ဣတိပိ သော ဘဂဝါ အရဟံ
    သမ္မာသမ္ဗုဒ္ဓော ဝိဇ္ဇာစရဏသမ္ပန္နော သုဂတော လောကဝိဒူ
    อิติปิโส ภะคะวา อะระหัง สัมมาสัมพุทโธ อะนุตตะโร ปุริสะทัมมะสารถิ สัตถาเทวะมะนุสสานัง Untuk alasan-alasan ini yaitu kebajikan yang diperoleh sebelumnya, Sang Buddha disebut Yang Mulia.
    BERJAYA အနုတ္တရော ပုရိသဒမ္မ သာရထိ သတ္ထာ ဒေဝမနုသာနံ ဗုဒ္ဓေါ ဘဂဝါတိ อะนุตตะโร ปุริสะทัมมะสารถิ สัตถาเทวะมะนุสสานัง พุทโธ ภะคะวาติ Makhluk yang benar-benar tercerahkan dan sempurna, yang diberkahi dengan pengetahuan dan perilaku, yang bahagia. Seseorang yang mengetahui alam semesta, yang paling unggul, Pengendali nafsu menyimpang manusia, penguasa para dewa dan manusia, Buddha yang Terberkati.

    Referensi

    [sunting | sunting sumber]

    Catatan kaki

    [sunting | sunting sumber]
    1. Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Burma Pyu". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;
    2. "UNESCO Interactive Atlas of the World's Languages in Danger" (dalam bahasa bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, and Tionghoa). UNESCO. 2011. Diarsipkan dari asli tanggal 29 April 2022. Diakses tanggal 26 Juni 2011. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
    3. "UNESCO Atlas of the World's Languages in Danger" (PDF) (dalam bahasa Inggris). UNESCO. 2010. Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 31 Mei 2022. Diakses tanggal 31 Mei 2022.
    4. Htin Aung, pp. 51–52
    5. Blagden, C. Otto (1913–14). "The 'Pyu' inscriptions". Epigraphia Indica. 12: 127–132.
    6. 1 2 Beckwith, Christopher I. (2002). "A glossary of Pyu". Dalam Beckwith, Christopher I. (ed.). Medieval Tibeto-Burman languages. Brill. hlm. 159–161. ISBN 978-90-04-12424-0.
    7. Aung-Thwin, pp. 167–177
    8. Blagden, C. O. 1911. A preliminary study of the fourth text of the Myazedi inscriptions. Journal of the Royal Asiatic Society of Great Britain and Ireland 43(2): 365‒388.
    9. 1 2 3 4 5 6 7 Miyake, Marc. 2021. The prehistory of Pyu. SEALS 2021. (Video)
    10. Miyake, Marc (2021). The Pyu Language of Ancient Burma. Beyond Boundaries. Vol. 6. De Gruyter. ISBN 9783110656442.
    11. van Driem, George. "Trans-Himalayan Database". Diakses tanggal 7 November 2012.
    12. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU001) held at the Archaeological Museum at Halin [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579711
    13. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU004) around a funerary urn held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.581381
    14. Miles, James. (2016). Documentation of the quadrilingual Pyu inscription (PYU007) kept in an inscription shed on the grounds of the Myazedi pagoda in Pagan [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579873
    15. Miles, James. (2016). Documentation of the quadrilingual Pyu inscription (PYU008) held at the Pagan museum, originally found in the grounds of the Myazedi pagoda [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/10.5281/zenodo.580158
    16. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU010) kept in one of two inscription sheds on the grounds of the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.580597
    17. Miles, James. (2016). Documentation of a bilingual Pyu inscription (PYU011) held at the Pagan museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.580282
    18. Miles, James. (2016). Documentation of a Sanskrit-Pyu bilingual inscription (PYU012) around the base of a Buddha statue held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.581383
    19. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU022) held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.581468
    20. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU025) on the base of a funerary urn held at the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.580777
    21. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU028) kept in one of two inscription sheds on the grounds of the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.580791
    22. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU029) kept in one of two inscription sheds on the grounds of the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.581217
    23. Miles, James, & Hill, Nathan W. (2016). Documentation of a Pyu inscriptions (PYU032) kept in an inscription shed on the grounds of a pagoda in Myittha [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579848
    24. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU039) kept in an inscription shed on the grounds of a monastery in Myittha [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579725
    25. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU042) kept in one of two inscription sheds on the grounds of the Śrī Kṣetra museum [Data set]. . Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.581251
    26. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU055) held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.806133
    27. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU056) held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.806148
    28. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU057) held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.806163
    29. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscriptions (PYU060) kept in the inscription shed outside the Archaeological Museum at Halin [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579695
    30. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscriptions (PYU061) held at the Archaeological Museum at Halin [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.579710
    31. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU063) held at the National Museum (Burmese: အမျိုးသား ပြတိုက်) in Rangoon [Data set]. Zenodo. http://doi.org/ DOI:10.5281/zenodo.806174
    32. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription on a gold ring (PYU105) held by the Śrī Kṣetra museum [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.806168
    33. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU160) discovered in Śrī Kṣetra [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.823725
    34. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU163) [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.825673
    35. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU164) [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.825685
    36. Miles, James. (2016). Documentation of a Pyu inscription (PYU167) [Data set]. Zenodo. DOI:10.5281/zenodo.823753
    37. Luce, George. 1985. Phases of Pre-Pagan Burma: languages and history (volume 2). Oxford University Press. ISBN 0-19-713595-1. pp. 66–69.
    38. Miyake, Marc. 2016. Pyu numerals in comparative perspective. Presentation given at SEALS 26.
    39. Aung-Thwin, pp. 35–36

    Daftar pustaka

    [sunting | sunting sumber]

    Pranala luar

    [sunting | sunting sumber]